Kenapa VPN Gratis Sangat Beresiko Untuk Digunakan?

By | August 9, 2019
kanapa VPN gratis itu sangat beresiko untuk digunakan?

Orang-orang pasti memiliki alasan tersendiri ketika menggunakan VPN. Ada yang ingin memperkuat keamanan jaringan internet mereka. Ada yang ingin aktivitas internet mereka tidak dapat dideteksi oleh orang lain. Ada juga yang hanya ingin agar dapat mengakses website yang diblokir.

Khususnya untuk yang ingin mengakses website yang diblokir, terkadang orang tidak perduli dengan VPN yang mereka gunakan. Asalkan VPN tersebut gratis atau paling tidak kuota aksesnya banyak, pasti akan orang gunakan.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini, saya ingin membagi kepada sobat sekalian mengenai kenapa VPN gratis itu berbahaya.

Alasan VPN Gratis Berbahaya

Ada beberapa alasan yang menurut saya membuat VPN gratis berbahaya, langsung saja saya bahas.

1. Penjualan data dari pengguna VPN

Menurut saya point pertama ini merupakan resiko yang paling berbahaya ketika menggunakan VPN gratis.

Seperti yang sobat ketahui, tidak ada yang gratis di dunia ini. Hal tersebut juga berlaku untuk VPN gratis. Setidaknya pasti ada cara yang digunakan oleh penyedia VPN untuk mendapatkan pendapatan dari pengguna. Biasa yang paling sering digunakan adalah dengan manaruh iklan pada aplikasi VPN gratis.

Tetapi terkadang ada juga penyedia VPN gratis yang melakukan hal yang lebih ekstrim agar mendapatkan pendapatan yang lebih dari para penggunanya. Yaitu menjual data pengguna VPN.

Data yang dijual bisa saja terdiri dari IP Address pengguna hingga website apa saja yang pengguna akses selama menggunakan VPN gratis tersebut.

Menakutkan bukan?

2. Kemungkinan adanya malware di aplikasi VPN

Alasan kedua adalah kemungkinan adanya malware yang berada pada aplikasi VPN gratis.

Setidaknya untuk VPN gratis yang beredar di PlayStore akan kecil kemungkinan adanya malware. Tetapi kemungkinan tersebut akan semakin menguat untuk VPN gratis yang menggunakan sistem operasi Windows.

Biasanya orang awan yang gaptek teknologi sering sekali hanya main install-install saja aplikasi yang mereka download. Ketika mereka perlu menggunakan VPN mereka akan mencari VPN apapun yang dapat mereka gunakan.

3. Resiko terserang hacker

Tentunya karena gratis, pastinya ada kemungkinan besar sistem keamanan VPN gratis tidak akan sama dengan VPN yang berbayar.

Hal tersebut kemungkinan akan menjadi celah untuk para hacker dalam membobol sistem VPN gratis tersebut.

Hacker yang sukses membobol sistem mampu melakukan banyak hal yang tidak diinginkan. Seperti mencuri data pengguna, melacak akses internet pengguna, menanamkan malware ke pengguna, dan lain-lain.

4. Aplikasi VPN gratis melacak aktivitas para pengguna

Ada kemungkinan bahwa pada aplikasi VPN yang terinstall memiliki kemampuan untuk melacak aktivitas dari para penggunanya.

Biasanya sering terjadi pada orang awam dalam penggunaan smartphone. Mereka sering tidak perduli terhadap permintaan terhadap akses apa saja yang akan dilakukan oleh aplikasi yang mereka install.

Ada kemungkinan bahwa aplikasi VPN yang terinstall akan meminta akses untuk mengecek file, sms, email, dan lain-lain yang tidak berhubungan dengan VPN itu sendiri.

Bagaimana Cara Memilih VPN yang Aman?

Lalu bagaimana cara memilih VPN untuk digunakan?

Teliti ketika memilih VPN. Sebelum sobat memilih VPN yang ingin sobat gunakan, ada baiknya sobat cari tahu dulu seluk-beluk dari VPN tersebut. Sobat bisa cari dari review orang-orang, cek berita apa ada kasus terhadap VPN tersebut atau tidak. Dan lain sebagainya.

VPN berbayar lebih baik. Meskipun VPN yang bebayar tetap belum tentu aman, tetapi masih lebih baik dari yang gratis. Tentunya juga dengan sistem keamanan yang lebih baik, dan bahkan layanan yang lebih baik daripada VPN gratisan.

VPN dengan nama yang terpercaya lebih baik. Kalau ini contohnya seperti SecureLine VPN dari antivirus Avast, Phantom VPN dari antivirus Avira, dan lain-lain.

VPN yang tidak meminta permission yang tidak nyambung lebih baik. Sobat teliti permission yang diminta dari aplikasi yang sobat install. Pikirkan apakah permission tersebut nambung atau tidak dengan VPN. Contohnya seperti apakah VPN itu perlu untuk mengakses sms atau telpon sobat? Tentu saja tidak!

Kesimpulan

Resiko dalam menggunakan VPN gratis itu ada dan berbahaya. Tentu saja mungkin ada yang memang aman dan terpercaya, tetapi hal tersebut sulit ditemukan. Saya berharap sobat lebih teliti ketika ingin mencari VPN yang ingin sobat gunakan.

Sekian artikel saya sampai di sini. Terima kasih.

Author: Shidosan

Sole owner and writer of shidoblog.com. By the way, a webnovel titled Second Coming of Gluttony is really good, you guys should read it as well.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *