Cara Menginstall ADB dan Fastboot di Windows

By | June 4, 2020
cara menginstall ADB dan Fastboot di Windows

ADB dan Fastboot saat ini sudah menjadi aplikasi yang tidak bisa dipisahkan untuk mereka yang ingin memodifikasi perangkat Android milik mereka.

Baik itu kembali ke Stock ROM, menginstall Custom ROM, atau bahkan ketika ingin memperbaiki perangkat Android yang softbrick maupun hardbrick, orang-orang akan bisa memodifikasi perangkat Android mereka apabila mereka bisa menggunakan ADB dan Fastboot ini.

Jika sobat berminat, sobat bisa baca artikel saya yang ini, yang membahas tentang cara mengaktifkan dan menonaktifkan Developer Mode di perangkat Android.

Itulah kenapa pada artikel saya kali ini, saya ingin membahas tentang cara menginstall ADB dan Fastboot di komputer dengan sistem operasi Windows.

Tujuan artikel saya kali ini sendiri adalah untuk membantu para pemula dalam hal modifikasi perangkat Android untuk bisa memasang atau menginstall ADB dan Fastboot dengan baik dan benar di komputer mereka.

Cara Menginstall ADB dan Fastboot di Windows

Jadi seperti yang sudah saya tulis di atas, kali ini saya akan membahas cara memasang ADB dan Fastboot di komputer yang memiliki sistem operasi Windows. Tetapi tidak hanya sekedar install seperti biasa saja, tetapi cara install secara system-wide.

Kenapa demikian? Karena ketika sobat menginstall ADB dan Fastboot secara system-wide sobat akan bisa mengakses perintah ADB dan Fastboot dari mana saja di komputer sobat. Sobat tidak perlu lagi harus mengakses folder tempat ADB dan Fastboot berada untuk bisa menjalankannya.

Selain itu, cara ini juga memungkinkan sobat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dikarenakan perintah ADB dan Fastboot yang terbatas hanya di folder atau direktori tertentu saja.

1. Download ADB dan Fastboot

Sobat download dulu ADB dan Fastboot-nya dengan menggunakan link ini. Perlu diingat link ini adalah link download ADB dan Fastboot untuk Windows.

Trivia: Ternyata dulu ADB dan Fastoot ini ukuran download-nya lumayan besar karena Google menggabungkannya dengan hal-hal lain untuk Android Studio. Itulah kenapa banyak ADB dan Fastboot tidak resmi yang beredar dengan ukuran yang jauh lebih kecil seperti Minimal ADB and Fastboot. Untungnya sekarang sudah tersedia versi terpisah yang lebih kecil dari Google dan munculah link download di atas.

2. Ekstrak ADB dan Fastboot ke folder yang diinginkan

Setelah download-nya sudah selesai, sobat kemudian ekstrak menuju ke folder yang sobat inginkan. Saya sarankan folder-nya mudah diingat dan lebih baik tidak memiliki spasi di dalamnya.

Kenapa begitu? Karena biasanya ada aplikasi yang bermasalah karena adanya spasi di nama folder atau nama program. Meskipun ketika saya pakai ternyata tidak bermasalah, tetapi lebih baik mencegah daripada mengobati.

3. Salin alamat folder tersebut

Sobat kemudian salin alamat folder tempat sobat meletakkan hasil ekstrakan ADB dan Fastboot. Caranya sendiri mudah, sobat cukup tekan pada address bar yang terdapat di File Explorer dan sobat akan mendapatkan alamat folder tersebut. Sobat bisa lihat gambar di bawah ini sebagai contoh.

Tekan address bar di File Explorer untuk mendapatkan alamat folder, lalu salin alamat tersebut.

4. Buka Environment Variables

Lalu sobat buka jendela pengaturan Environment Variables. Cara membukanya sendiri kemungkinan berbeda tergantung dari Windows berapa yang sobat gunakan.

Jika sobat menggunakan Windows 10, maka caranya jauh lebih mudah:

  • Sobat cukup ketik “Environment Variables” tanpa kutik di pencarian di start menu di Windows 10.
  • Klik pada hasil pencarian pertama, seperti gambar di bawah ini.
    Ketik environment variables di pencarian Windows 10 dan tekan pada hasil pencarian pertama
  • Lalu tekan tombol Environment Variables yang akan sobat temukan di jendela System Properties yang terbuka.
    Menekan tombol Environment Variables

Jika sobat yang menggunakan Windows versi lain, maka caranya akan agak lebih panjang karena sobat harus mengakses Control Panel:

  • Sobat buka dulu Control Panel.
  • Masuk ke menu System and Security.
    Masuk ke menu System and Security
  • Masuk ke menu System
    Masuk ke menu System
  • Tekan tulisan Advanced system settings yang akan sobat temukan di sisi kiri.
    Tekan tulisan Advanced system settings
  • Baru sobat tekan tombol Environment Variables yang ada di jendela System Properties yang terbuka.
    Menekan tombol Environment Variables

5. Salin alamat folder tadi ke Environment Variables

Di sinilah salinan folder yang saya suruh sobat salin di langkah ketiga akan digunakan. Langkah yang perlu sobat lakukan sendiri tidaklah sulit. Sobat hanya perlu:

  • Sobat klik sekali variable yang bernama Path yang ada di bagian System variables seperti gambar di bawah ini. Lalu sobat tekan tombol Edit.
    Klik Path di System variables, lalu tekan tombol Edit
  • Lalu sobat tekan tombol New di jendela Edit environment variable yang terbuka.
    Tekan tombol New di Edit environment variable
  • Kemudian paste atau tempel salinan alamat folder sobat.
    Paste atau tempel salinan alamat folder ADB dan Fastboot
  • Setelah itu sobat tinggal tekan tombol OK di jendela Edit environment variable, lalu tekan tombol OK lagi di jendela Environment Variables.

6. Selamat ADB dan Fastboot berhasil terinstall

Setelah semua langkah di atas sudah sobat ikuti semua, maka proses instalasi pun sudah selesai. Sobat sekarang akan bisa menjalankan perintah ADB maupun Fastboot di manapun yang sobat inginkan. Sekarang selamat memodifikasi perangkat Android sobat sesuka hati kalian.

Penutup

Sekian artikel saya sampai di sini, saya harap artikel saya ini akan berguna untuk sobat yang ingin memodifikasi perangkat Android-nya, dan berguna untuk sobat yang mungkin hanya ingin mencari ilmu tambahan. Sampai berjumpa lagi di artikel saya berikutnya.

Author: Shidosan

Sole owner and writer of shidoblog.com. By the way, a webnovel titled Second Coming of Gluttony is really good, you guys should read it as well.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *