Cara Memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM)

By | May 10, 2020
cara memperpanjang surat izin mengemudi (SIM)

Surat Izin Mengemudi atau yang bisa kita singkat sebagai SIM adalah salah satu dokumen yang wajib sobat miliki bersama dengan Kartu Tanda Penduduk ketika sobat ingin mengendarai sesuatu.

Sayangnya tidak seperti Kartu Tanda Penduduk, Surat Izin Mengemudi memiliki masa berlaku selama lima tahun. Itu artinya sobat harus memperpanjang Surat Izin Mengemudi sobat setiap lima tahun sekali.

Itulah kenapa saya yakin, banyak dari sobat yang belum memiliki pengalaman sama sekali dalam memperpanjang SIM atau bahkan sudah lupa prosedur memperpanjang sebuah SIM.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang cara memperpanjang Surat Izin Mengemudi berdasarkan pengalaman yang saya rasakan.

Cara memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang sudah saya tulis di atas, artikel ini berdasarkan pengalaman saya ketika saya memperpanjang Surat Izin Mengemudi, jadi bisa jadi pengalaman saya dan yang sobat alami akan memiliki perbedaan baik itu kecil maupun besar.

Tetapi, saya tetap berharap pengalmaan saya ini dapat bermanfaat untuk sobat sekalian. Setidaknya bisa memberikan sobat gambaran bagaimana sih prosedur dalam memperpanjang SIM itu. Simak langkahnya berikut ini.

1. Menyiapkan hal-hal yang diperlukan

Sama seperti dokumen lainnya, sobat tidak bisa langsung menghampiri tempat yang mengurus SIM dan langsung meminta memperpanjang SIM sobat begitu saja. Ada beberapa hal yang perlu sobat siapkan terlebih dulu, antara lain:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak satu lembar. Bawa lebih dari satu juga boleh buat jaga-jaga.
  • Surat Izin Mengemudi yang ingin sobat perpanjang.
  • Surat Keterangan Sehat atau Surat Keterangan Dokter. Sobat bisa baca artikel saya di sini yang membahas tentang bagaimana cara membuat surat ini.
  • Uang yang digunakan untuk biaya perpanjang SIM. Untuk jumlahnya berbeda-beda tergantung dari jenis SIM apa yang sobat perpanjang. Di bawah ini merupakan daftar jenis SIM dan biaya yang sobat perlukan.
    Catatan: Saya sarankan untuk sobat bawa uang pas, karena sebelumnya saya disuruh untuk menukarkan uang saya ketika saya mencoba bayar dengan uang 100 ribu.
    • SIM A, SIM A Umum: Rp. 80.000
    • SIM B1, SIM B1 Umum: Rp. 80.000
    • SIM B2, SIM B2 Umum: Rp. 80.000
    • SIM C: Rp. 75.000
    • SIM D: Rp. 30.000

2. Pergi ke tempat yang mengurus perpanjangan SIM

Setelah sobat sudah mengumpulkan semua hal yang diperlukan, berikutnya sobat pergi ke tempat di mana sobat bisa memperpanjang SIM. Untuk tempatnya sendiri bisa jadi berbeda di setiap orang.

Kalau dalam kasus saya, untuk memperpanjang SIM saya harus pergi ke tempat yang bernama SATPAS, kurang lebih kantor yang khusus untuk menanggani SIM.

Oleh karena itu, sobat harus mencari tahu dulu apakah tempat untuk memperpanjang SIM sobat masih sama dengan tempat ketika sobat membuat SIM sobat lima tahun yang lalu atau tidak. Jangan seperti saya yang harus jalan dua kali karena tidak tahu kalau tempatnya sudah pindah.

3. Menyerahkan dokumen dan uang ke Loket Pembayaran

Setelah saya sampai di SATPAS, saya kemudian mengarah ke Loket Pembayaran yang bisa diakses dari luar bangunan. Di sana saya bilang bahwa saya ingin memperpanjang SIM C. Saya kemudian ditanyai apakah saya sudah punya dokumen dan uang yang diperlukan.

Setelah saya menyerahkan dokumen dan uang, saya dikasih sebuah map yang isinya dokumen yang saya berikan sebelumnya dan sebuah formulir.

4. Mengisi formulir dan menyerahkan map ke Loket Pendaftaran

Setelah saya mendapatkan map dari Loket Pembayaran, saya masuk ke dalam kantor SATPAS dan mengisi formulir di meja yang disediakan. Di meja itu juga ada contoh formulir yang sudah diisi yang bisa dijadikan sebagai arahan dalam mengisi formulir yang diberikan.

Berikutnya saya menyerahkan map yang sudah diisi formulirnya ke Loket Pendaftaran. Bukan menyerahkan tetapi lebih tepatnya menaruh map ke tumpukan map yang ada di Loket Pendaftaran.

5. Menunggu hingga dipanggil alias mengantri

Saya mengalami proses mengantri sebanyak dua kali sebelum lanjut ke proses berikutnya.

Antrian pertama adalah menunggu nama saya dipanggil yang sumbernya dari tumpukan map yang saya bahas di langkah keempat. Setelah nama saya dipanggil, saya kemudian diberikan sebuah nomor antrian dan kembali menunggu.

Setelah nomor antrian saya dipanggil, saya kembali ke Loket Pendaftaran dan ditanya beberapa hal. Seingat saya pertanyaannya adalah apakah data yang saya tulis di formulir itu benar atau tidak, dan apakah saya tahu golongan darah saya atau tidak.

6. Menuju ke ruang foto khusus untuk perpanjang SIM

Setelah saya menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan, saya dikasih sebuah surat dan disuruh untuk pergi ke ruang foto khusus untuk memperpanjang SIM. Di sana saya menaruh surat saya ke keranjang antrian dan menunggu hingga nama saya dipanggil.

Saat nama saya dipanggil, ada beberapa prosedur yang saya lalui di sini. Pertama saya diambil fotonya, foto tersebut akan menjadi potret wajah saya di SIM nantinya. Kedua saya diambil tanda tangannya, sama seperti foto tanda tangan tersebut juga akan muncul di SIM. Ketiga saya diambil sidik jarinya.

7. Menunggu SIM dicetak di Loket Percetakan

Setelah saya selesai dengan ruang foto, saya diberikan sebuah surat dan disuruh ke Loket Percetakan. Di loket tersebut saya kembali menaruh surat ke keranjang antrian dan menunggu hingga SIM saya dicetak.

Lama tidaknya proses ini sendiri tergantung dari cepat atau tidaknya pencetakan SIM dan ramai tidaknya orang yang memperpanjang SIM mereka. Di tempat saya sendiri proses tidak terlalu lama.

Setelah nama saya dipanggil, saya kemudian diminta untuk mengisi nama, tanggal dan tanda tangan di sebuah buku besar, sama seperti ketika mengunjungi perpustakaan. Ketika buku besar selesai diisi, saya kemudian dikasih SIM saya yang selesai dicetak.

Perhatian: Pastikan SIM yang sobat terima itu benar-benar SIM sobat, karena ketika saya memperpanjang SIM saya kemarin, ada orang yang mendapatkan SIM orang lain. Akan repot jadikan apabila SIM sobat dibawa kabur orang lain atau sobat bawa kabur SIM orang lain. Jadi harus teliti.

8. Selamat menikmati SIM yang berhasil diperpanjang

Jika sobat sudah mendapatkan SIM-nya ya sudah selamat, sobat berhasil memperpanjang Surat Izin Mengemudi sobat dengan lancar. Selamat berkendara kembali dijalan, dan yang pasti selalu hati-hati dalam berkendara.

Penutup

Sekian artikel saya sampai di sini. Saya harap artikel saya bisa setidaknya memberikan sobat gambaran mengenai prosedur dalam memperpanjang SIM sobat. Sampai ketemu lagi di artikel saya berikutnya. Bye bye!

2 thoughts on “Cara Memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM)

  1. Samudra

    min, mau nanya, SIM saya kan mati nya akhir bulan maret, di saat pandemi corona sedang melanda indonesia, terus ada kabar dari pemerintah bahwa keterlambatan memperpanjang sim tidak akan di kenai denda di saat PSBB sedang berlangung, jika nantinya SIM saya sudah mati 3 bulan, seharusnya tidak masalah bukan saat memperpanjang? tentunya tidak di kenalkan pinalty gitu !

    Reply
    1. Shidosan Post author

      Kalau dari yang saya baca di internet tentang keringanan untuk SIM yang masa berlakunya habis di akhir bulan Maret, maka harusnya sobat akan tetap bisa memperpanjang SIM sobat. Cuma saya sarankan kalau bisa coba diperpanjang sekarang ya lebih baik sobat cepat-cepat urus biar tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *