Cara Membuat Surat Keterangan Sehat / Surat Keterangan Dokter

By | April 16, 2020
cara membuat surat keterangan sehat atau surat keterangan dokter

Surat Keterangan Sehat atau kalau di puskesmas di tempat saya disebut juga sebagai Surat Keterangan Dokter, merupakan salah satu surat yang wajib sobat buat apabila sobat ingin membuat atau memperpanjang Surat Ijin Mengemudi sobat.

Saya juga tidak sengaja melihat sekilas judul artikel berita di internet yang mengatakan bahwa Surat Keterangan Sehat ini akan sobat perlukan apabila sobat ingin melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman sobat.

Nah oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana sih caranya untuk membuat Surat Keterangan Sehat atau Surat Keterangan Dokter ini berdasarkan pengalaman saya sendiri.

Cara membuat Surat Keterangan Sehat / Surat Keterangan Dokter

Di bawah ini merupakan langkah-langkah yang saya lakukan ketika saya membuat Surat Keterangan Sehat. Bisa jadi langkah-langkah ini akan berbeda di sobat sekalian tergantung dari situasi dan kondisi sobat.

Tetapi meskipun begitu, saya rasa pengalaman saya ini setidaknya bisa memberikan sobat gambaran tentang bagaimana sih prosedur dalam pembuatan Surat Keterangan Sehat ini.

1. Siapkan dulu dokumen yang diperlukan

Dalam membuat Surat Keterangan Sehat ini, tidak bisa sobat langsung datang dan minta dibuatkan begitu saja. Berikut ini merupakan surat atau dokumen yang puskesmas di tempat saya perlukan untuk membuat sebuah Surat Keterangan Sehat, yaitu:

  • Satu lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Dua lembar pas foto 3×4.
  • Jangan lupa juga untuk membawa Kartu Tanda Penduduk sobat yang asli.
  • Uang untuk membayar biaya administrasi pembuatan Surat Keterangan Sehat. Untuk jumlah yang perlu di bawa, mungkin sediakan saja sekitar 50 ribu. Kalau di puskesmas di tempat saya biayanya 8 ribu.

Nah di atas itu adalah hal-hal yang perlu sobat bawa. Untuk jumlahnya sendiri saya sarankan untuk membawa lebih, baik itu lembaran fotokopi KTP dan juga uang.

Alasannya karena pas foto yang saya perlukan berbeda dengan jumlah yang saya lihat di internet. Di internet hanya dibilang untuk membawa satu lembar pas foto 3×4 saja, untungnya saya membawa satu lembar tambahan lagi untuk backup, jadi tidak perlu pulang lagi deh.

2. Pergi ke rumah sakit atau puskesmas

Berdasarkan informasi yang saya baca di internet, ada dua tempat yang bisa sobat kunjungi apabila sobat ingin membuat Surat Keterangan Sehat, yaitu rumah sakit dan puskesmas.

Kalau saya sendiri pergi ke puskesmas untuk membuatnya. Alasannya karena lebih dekat dan saya punya feeling kalau biaya yang diperlukan akan jauh lebih murah di puskesmas dibanding dengan rumah sakit.

Nah bagi sobat yang memutuskan untuk pergi ke puskesmas, sobat pergi ke puskesmas yang ada di kelurahan sobat. Kenapa? Karena saya sendiri disuruh untuk pergi ke puskesmas di kelurahan saya ketika saya pergi ke puskesmas di kelurahan lain. Jadi saya harap sobat juga tidak bernasib sama seperti saya.

3. Ikuti prosedur dari rumah sakit atau puskesmas

Nah di bawah ini merupakan prosedur yang saya ikuti di puskesmas yang ada di kelurahan saya. Bisa jadi prosedur ini akan berbeda dengan sobat sekalian karena kita ini berbeda tempat dan juga berbeda kondisi.

  • Pertama, di luar puskesmas saya disuruh antri dulu dengan antrian untuk dokter umum.
  • Kedua, setelah nomor saya dipanggil, saya memberitahu kalau saya ingin membuat Surat Keterangan Sehat untuk memperpanjang SIM.
  • Ketiga, saya dimintai dokumen yang diperlukan, yaitu satu lembar fotokopi KTP dan dua lembar pas foto 3×4. Setelah itu saya disuruh masuk ke dalam puskesmas dan disuruh tunggu hingga nama saya dipanggil.
  • Keempat, ketika nama saya dipanggil, saya pergi menuju loket pembayaran, di sana saya membayar uang administrasi sebesar 8 ribu rupiah. Lalu saya disuruh tunggu untuk dipanggil ke ruang periksa.
  • Kelima, ketika nama saya dipanggil saya masuk ke dalam ruang periksa, di sana saya diperiksa tekanan darah saya sambil ditanya jenis SIM apa yang ingin saya perpanjang. Setelah itu saya disuruh pergi ke ruang gizi sambil membawa Surat Keterangan Sehat yang belum lengkap.
  • Keenam, sampai di ruang gizi saya ditanyakan tentang tinggi badan saya dan diukur berat badan saya. Setelah itu saya disuruh ke ruang tata usaha sambil membawa Surat Keterangan Sehat.
  • Ketujuh, sesampainya di ruang tata usaha, Surat Keterangan Sehat saya ditandatangani oleh pengurus tata usaha dan akhirnya surat saya pun resmi dan bisa saya gunakan.

4. Surat Keterangan Sehat bisa sobat gunakan

Jika sobat sudah mengikuti semua prosedur dari rumah sakit atau puskemas di tempat sobat, ya sudah Surat Keterangan Sehat tersebut harusnya sudah resmi dan akan bisa sobat gunakan.

Tentu saja surat ini penggunaannya sangat terbatas tergantung dari tujuan sobatnya itu sendiri.

Tetapi meskipun begitu, berdasarkan informasi yang saya baca di internet, Surat Keterangan Sehat ini akan berlaku hingga 6 bulan terhitung dari tanggal sobat membuat surat tersebut.

Dan tentu saja surat ini hanya sekali pakai saja harusnya. Alasannya karena ketika saya gunakan untuk memperpanjang SIM, saya tidak mendapatkan surat tersebut kembali setelah SIM saya selesai diperpanjang.

Penutup

Sekian artikel saya sampai di sini, saya harap artikel ini akan sangat bermanfaat untuk sobat sekalian yang mungkin masih bingung tentang bagaimana cara membuat Surat Keterangan Sehat atau Surat Keterangan Dokter.

Sampai jumpa lagi di artikel saya berikutnya. Bye Bye!

One thought on “Cara Membuat Surat Keterangan Sehat / Surat Keterangan Dokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *